Wednesday, 26 October 2011

latihan soal Bahasa Indonesia semester 1

Latihan Soal :

Jawablah Pertanyaan di bawah ini secara rinci dan jelas!

  1. Berdasarkan perkembangan sejarah, bahasa Indonesia berasal dari bahasa melayu. Hal apa yang menyebabkan bahasa melayu menjadi cikal bakal bahasa Indonesia.
  2. Berdasarkan fungsinya bahasa merupakan alat komunikasi ekspresif, alat eksplorasi, fungsi persuasi, fungsi entertainment. Jelaskan maksud dari fungsi-fungsi tersebut beserta contohnta.
  3. Bahasa Indonesia bukan seluruhnya bahasa Indonesia murni ada beberapa kaya yang merupakan serapan dari bahasa lain, seperti Inggris, Portugis, Belanda, Arab, Sansekerta, Hindu dan Budha. Berdasarkan pernyataan di atas hal apa saja yang mempengaruhi unsur masuknya kata serapan ke bahasa Indonesia. Dan berikan masing-masing contoh kata serapan dari Negara tersebut!
  4. Bahasa Indonesia berdasarkan kedudukannya merupakan bahasa resmi dan bahasa nasional.. Jelaskan maksud dari pernyataan di atas berikan alasan logis dari pernyataan tersebut!
  5. Berdasarkan hakikat bahasa itu bersifat arbitrer, bahasa itu manusiawi,bahasa itu konvensional,bahasa itu universal. Jelaskan maksud dari masing-masing hakikat tersebut!
  6. Buatlah sebuah paragraf dengan menggunakan konsep bahasa Indonesia yang baik dan benar! dari ide pokok berikut!

a. Peran bahasa Indonesia sebagai bahasa pengembangan ilmu.

b. Peran bahasa Indonesia sebagai bahasa pengetahuan.

c. Peran bahasa Indonesia sebagai bahasa teknologi.

d. Peran bahasa Indonesia sebagai bahasa seni.

  1. a. Jelaskan mengapa bahasa Melayu diangkat sebagai bahasa Indonesia!

b. Bahasa Indonesia sebagai bahasa negara dan bahasa persatuan. Apa

maksudnya?

  1. Jelaskan ragam bahasa agama, sastra, jurnalistik, ragam bahasa undang-undang berikan contoh!
  2. Berdasarkan pokok pembicaraan bahasa memiliki ragam yang berbeda, yaitu ragam bahasa undang-undang, ragam bahasa jurnalistik, ragam bahasa ilmiah, ragam basa sastra. Jelaskan maksud dari pernyataan tersebut !
  3. Melihat dari sejarahnya bahasa memiliki perkembangan yang mendapat serapan dari bahasa lain seperti bahasa Inggris, Belanda, Portugis, Sansekerta, dan Arab. Jelaskan factor dari penyerapan bahasa tersebut dan berikan contoh kata serapannya!
  4. Hakikat bahasa Indonesia adalah bahasa itu universal, bahasa itu manusiawi, bahasa itu dinamis, bahasa itu unik, bahasa itu konvensional. Jelaskan maksud dari pernyataan tersebut!
  5. Jelaskan dan berikan contoh dari paragraf deduktif, induktif, ineratif, campuran!
  6. Jelaskan apa yang dimaksud karangan eksposisi, karya ilmiah, skripsi, disertasi!

LATIHAN SOAL UTS

KAJIAN CERITA ANAK

  1. Jelaskan unsur-unsur pembentuk dari sebuah cerita anak!
  2. Jelaskan hal-hal apa yang mendukung sebuah cerita anak dikatakan baik dan memenuhi syarat sebuah cerita anak yang baik!
  3. Bagaimana kedudukan dan makna cerita anak memiliki peranan penting dalam masyarakat!Jelaskan
  4. Analisis cerita anak di bawah ini sesuai unsur pembentuknya (instrinsik dan ekstrinsik)
Amanda, Amanda, tunggu aku sebentar”.
Sekolah baru saja usai, Amanda sedang berjalan pulang ketika mendengar suara seseorang memanggilnya. Dia menoleh ke belakang. Terlihat Nisa berlari mengejarnya dengan tergopoh-gopoh.
“Ada apa Nisa?”, tanya Amanda keheranan.
“Begini, aku mau mengembalikan ini”, kata Nisa sambil mengangsurkan sebuah tas plastik kepada Amanda.
Amanda, melihat isi tas plastik tersebut, lalu bertanya, “Lho, kenapa dikembalikan, kamu tidak suka sepatu ini ya?”
“Tidak, ee..., maksudku, aku suka sepatu itu.”
“Lantas mengapa sepatu ini kamu kembalikan kepadaku, apakah kamu tidak memerlukannya?”, tanya Amanda menyelidik.
“Sebenarnya aku sangat memerlukan sepatu itu, tapi....”, suara Nisa terhenti, dia ragu-ragu untuk meneruskannya.
“Tapi apa Nisa?”, tanya Amanda lagi.
Nisa teringat dengan kejadian kemarin. Ketika itu, dia baru saja pulang dari sekolah. Saat masuk rumah, segera ditemuinya Ibunya yang sedang memasak di dapur.

“Bu…Bu… lihat”, katanya sambil berjingkat-jingkat penuh kegirangan.
Ibunya menengok sebentar ke arah Nisa, kemudian kembali sibuk mengaduk-aduk masakannya di panci, “Lihat apanya?”
“Lihat ini dong Bu, bagus sekali kan”, kata Nisa sambil mengangkat kaki kirinya, menunjukkan sepatu baru yang sedang dipakainya.
Ibunya menengok sekali lagi sambil berkata, “Iya, bagus sekali sepatu yang kau pakai. Omong-omong, sepatu itu pinjam dari siapa?”
“Ah Ibu, ini sepatu milikku”, kata Nisa dengan nada gembira.
“O begitu. Lho, jadi kamu sudah membuka tabunganmu ya. Memangnya sudah terkumpul banyak uang tabunganmu?”, tanya ibunya.
“Tidak, uang tabunganku masih utuh di dalam celengan. Sepatu ini aku dapat dari Amanda. Dia yang memberikannya untukku”
“Ah masak sih, kok bisa begitu?”, tanya ibunya tidak percaya. “Ingat, kamu jangan suka meminta-minta lho pada teman-temanmu”, lanjutnya.
“Tentu tidak dong Bu”, sergah Nisa, “ceritanya begini: kebetulan Amanda membeli sepatu baru minggu lalu, tapi ternyata sepatu itu kebesaran sedikit. Karena itu Amanda menawarkannya kepadaku. Lantas aku coba, kok pas sekali untukku. Lalu Amanda memberikannya untukku”.
“Wah beruntung sekali kamu Nisa. Apakah ayah dan ibu Amanda mengetahuinya?”, tanya ibu Nisa.
“Tentu saja Bu. Mana berani Amanda memberikannya tanpa sepengetahuan orang tuanya. Mereka baik sekali ya Bu”, kata Nisa.
“Iya. Tapi aku yakin Bapakmu tidak akan suka”, kata ibu Nisa sambil tetap memasak.
“Tidak mungkin dong Bu”, kata Amanda yakin, “Bapak pasti juga akan gembira”.
“Tunggu saja kalau Bapak pulang nanti”, wanti-wanti ibunya.

Benar. Ketika ayahnya pulang ke rumah setelah seharian mengemudi becak, Nisa langsung menyambutnya dengan memamerkan sepatu barunya. Tapi jawaban ayahnya seperti perkiraan ibunya tadi.
“Apa? Kau diberi sesuatu lagi oleh temanmu. Cepat kembalikan. Kita sudah menerima pemberian terlalu banyak dari mereka Nisa. Dulu tas dan peralatan tulis-menulis. Bulan lalu seragammu juga diberi oleh ayah Amanda serta uang sekolahmu dilunasinya ketika Bapak tidak punya uang. Sudah tidak terhitung lagi pemberian mereka kepada kita”
“Tapi Pak, Amanda memberikannya dengan ikhlas kepadaku”, kata Nisa membela diri.
“Betul. Bapak tidak menyangkal ketulusan hati mereka. Tapi ini sudah terlalu banyak. Mereka selalu membantu kita, tapi apa yang bisa kita berikan kepada mereka? Tidak ada”, kata ayah Nisa dengan sedih.
“Mereka tidak mengharapkan balasan dari kita Pak”, kata Nisa mencoba meyakinkan ayahnya.
“Tidak. Pokoknya sepatu tersebut harus dikembalikan segera”, jawab ayah Nisa dengan tegas. “Dan jangan menerima lagi pemberian mereka. Keluarga Pak Ahmad memang baik sekali, tetapi kita tidak bisa terus-menerus menerima bantuan dari mereka tanpa kita bisa membalasnya. Apa yang bisa kita berikan kepada mereka, mereka itu kaya sekali dan tidak memerlukan sesuatu dari kita yang miskin ini”.
“Tapi Pak…”, Nisa mencoba menawar.
“Tidak ada tetapi, ini sudah menjadi keputusan Bapak. Sepatu itu sudah harus dikembalikan besok”.
“Ya Pak’, kata Nisa menyerah.

Amanda memandang wajah Nisa yang sedih ketika menceritakan alasannya mengembalikan sepatu pemberiannya tersebut.
“Ya sudah, nggak usah sedih. Bagaimana kalau sepatu ini tetap kamu simpan saja, tidak usah bilang ayahmu”, kata Amanda menghibur.
“Tidak bisa. Aku sudah janji pada Bapak untuk mengembalikan sepatu ini”, kata Nisa.
“OK. Aku simpankan dulu ya sepatu ini, nanti jika ayahmu sudah tidak marah lagi, kamu boleh mengambilnya lagi”
“Baiklah Amanda, kamu baik sekali. Kamu memang sahabatku yang sejati”, kata Nisa sambil memeluk sahabat karibnya itu.

Keesokan harinya, Amanda tidak masuk sekolah. Nisa mencari-cari ke manapun di sekolah tapi Nisa tetap tidak tampak juga. Pada jam pelajaran ketiga Pak Guru memberi pengumuman kepada murid-murid sekelas Nisa:
“Anak-anak, ada kabar buruk. Pak Ahmad, ayah Amanda mengalami kecelakaan mobil pagi tadi. Beliau terluka parah dan sekarang berada di rumah sakit memerlukan darah yang cukup banyak. Bapak akan segera meminta guru-guru untuk mendonorkan darah bagi Pak Ahmad. Kalian dibolehkan pulang lebih awal.”
Anak-anak segera berebut keluar kelas untuk pulang. Nisa juga segera keluar ruangan dan berlari menuju ke tempat ayahnya biasa mangkal. Terlihat ayahnya masih duduk di atas becaknya menunggu calon penumpang. Nisa bergegas menemuinya dan menceritakan pengumuman Pak Guru tadi.
Mereka berdua segera menuju ke rumah sakit dan menuju ke ruang gawat darurat di mana ayah Amanda dirawat. Setelah ayah Nisa menjelaskan maksud kedatangannya, seorang kerabat Pak Ahmad menunjukkan jalan ke ruang PMI untuk donor darah. Setelah darahnya diambil, terlihat para guru sekolah Amanda berdatangan dan sebagian mendonorkan darahnya. Berkat sumbangan darah dari ayah Nisa dan para guru, kondisi Pak Ahmad segera membaik.

“Terima kasih banyak, Pak Arif”, kata Pak Ahmad pada saat menengok Pak Ahmad di rumah sakit. “Berkat bantuan Pak Arif, saya bisa pulih kembali seperti sediakala”.
“Ah tidak Pak, itu memang sudah kewajiban saya untuk membantu sesama. Apalagi kan selama ini keluarga Pak Ahmad sudah sangat sering membantu kami, tanpa kami mampu membalasnya”, kata ayah Nisa.
“Pak Arif tidak perlu memikirkan untuk membalasnya. Kami melakukan semuanya selama ini dengan ikhlas. Nisa kan teman Amanda yang paling akrab dan sering membantu Amanda dalam belajar dan mengerjakan tugas-tugasnya. Saya kira itu sudah cukup. Karena itu terima kasih Pak Arif telah menyelamatkan nyawa saya”, kata ayah Amanda sambil tersenyum.
“Sama-sama Pak, kami juga mengucapkan banyak terima kasih atas bantuan yang tak terhitungkan selama ini”, kata Pak Arif.
Nisa dan Amanda saling berpandangan dengan gembira mendengar percakapan kedua orang tua mereka.
“Kalau begitu, boleh kan saya memberikan sepatu saya kepada Nisa”, tanya Amanda.
“Tentu saja, tentu saja Amanda. Begitu kan Pak Arif. Ini sebagai ungkapan terima kasih kami”, kata ayah Amanda cepat-cepat.
“Baiklah”, jawab ayah Nisa tidak mampu menolaknya.
“Horeeeeeeeeee”, teriak Amanda dan Nisa bersama-sama sambil melompat-lompat gembira.
“Ha….ha….ha….”, ayah ibu Amanda dan Nisa tertawa berderai melihat kelakuan kedua anak itu.http://cerita-anak.blogspot.com/

  1. Tuliskan ringkasan cerita anak yang memiliki tema sama dengan cerita di atas!
  2. Ada beberapa faktor yang membuat sebuah cerita anak layak untuk dibaca. jelaskan faktor-faktor dari cerita tersebut!
  3. Jika anda berperan sebagai seorang pengamat hal apa yang akan anda kritisi tentang cerita dan tayangan cerita anak! Jika anda seorang penulis cerita anak hal apa yang akan anda lakukan untuk menulis cerita anak, berikan alasan!
  4. Tuliskan langkah-langkah yang harus dilakukan dalam menulis cerita anak!
  5. Tuliskan ciri-ciri cerita anak!
  6. Dalam menulis cerita anak harus memiliki kandungan : diskriminatif. pornografi, kekerasan, dan Plot mistis. Jelaskan maksud dari kata-kata tersebut!

Latihan soal Sejarah sastra Indonesia

LATIHAN SOAL UTS

SEJARAH SASTRA INDONESIA

1. Jelaskan secara ringkas perkembangan sejarah sastra Indonesia mulai dari angkatan Balai Pustaka sampai dengan sekarang!

2. Berdasarkan ciri-cirinya sastra Indonesia angkatan Balai Pustaka disebut angkatan Siti Nurbaya. Jelaskan maksud dari pernyataan tersebut!

3. Jelaskan perbedaan sastra Angkatan Balai Pustaka dengan sastra Angkatan Pujangga Baru! Berikan contoh karya sastra dari kedua angkatan tersebut!

4. Dalam menganalisis sebuah karya sastra ada beberapa unsur pembentuk karya sastra. Jelaskan unsur-unsur pembentuk karya sastra tersebut secara rinci!

5. Tulis biografi tokoh sastrawan Indonesia yang kalian ketahui, berikut karya-karyanya yang fenomenal!

6. Berdasarkan ciri-cirinya sasta angkatan ’66 bercorak perjuangan,protes politik,cinta tanah air,protes sosial dan politik. Jelaskan maksud pernyataan tersebut! Berikan 1 contoh karya yang sesuai dengan ciri tersebut! (Puisi atau roman)

7. Aliran sastra dibedakan menjadi dua :idealisme, romantisme,simbolik,mistisme, materialisme. Jelaskan maksud dari pernyataan tersebut di atas!

8. Karya sastra menurut genre atau jenisnya ada tiga yaitu : puisi, prosa, drama tuliskan persamaan dan perbedaan dari ketiga jenis sastra tersebut!

9. Dalam menganalisis sebuah karya sastra ada beberapa unsur pembentuknya. Jelaskan unsur-unsur pembentuk karya sastra tersebut secara rinci!

10. Buat ringkasan novel/ roman dari salah satu angkatan yang Anda ketahui!

Tuesday, 25 October 2011

Latihan soal UTS Manusia dan kebudayaan

LATIHAN SOAL UTS

MANUSIA DAN KEBUDAYAAN

  1. Bagaimana peranan kebudayaan terhadap perkembangan agama dalam masyarakat serta bagaimana peranan agama menyikapi kemajemukan budaya yang ada saat ini!
  2. Dalam konteksnya pemerintah dan masyarakat berfungsi sebagai pengayom, pelindung sekaligus sebagai penjaga keaneka ragaman budaya. Jelaskan maksud dari pernyataan tersebut!
  3. Kebudayaan dan peradaban adalah dua kata yang hampir mirip pegertiannya, akan tetapi memiliki makna yang berbeda. Namun pada kenyataannya kebudayaan menciptakan peradaban dan peradaban melahirkan kebudayaan. Jelaskan maksud dari pernyataan tersebut!
  4. Kebudayaan memiliki unsur bahasa, kesenian, sistem keagamaan, teknologi, dan mata pencaharian. Jelaskan maksud dari masing-masing unsur-unsur pembentuk kebudayaan tersebut!
  5. Jelaskan bagaiman proses sebuah kebudayaan tercipta, serta faktor-faktor yang menyebabkan sebuah kebudayaan dapat berkembang dengan cepat serta ada pula yang lambat dalam perkembangannya!
  6. Jelaskan bagaiman proses sebuah kebudayaan tercipta, serta faktor-faktor yang menyebabkan sebuah kebudayaan dapat berkembang dengan cepat serta ada pula yang lambat dalam perkembangannya!
  7. Bagaimana peranan kebudayaan terhadap perkembangan agama dalam masyarakat serta bagaimana peranan agama menyikapi kemajemukan budaya yang ada saat ini!
  8. Jelaskan dampak pembangunan terhadap masyarakat di Indonesia serta perubahan-perubahan sosial budaya yang terjadi di Indonesia sebagai akibat dari program-program pembangunan yang terjadi, dan respon masyarakat lokal terhadap program pembangunan tersebut!

9. Faktor-faktor sosial budaya dalam pembangunan memberikan pemahaman tentang pentingnya faktor-faktor sosial budaya dalam proses pembangunan dewasa ini. Jelaskan konsep sosial budaya dalam perencanaan pembangunn, serta hubungan antara faktor sosial-budaya dengan pembangunan ekonomi, politik dan manusia Indonesia.

10. Jelaskan proses perkembangan masyarakat dan kebudayaan di Indonesia dari sistem berburu-meramu sampai menjadi masyarakat industri serta berikan uraian sinkronis tentang masing-masing tingkat sistem sosiokultural dan faktor-faktor penentu dalam perkembangan tingkat sistem sosiokultural tersebut!

11. Jelaskan perbedaan pernyataan budaya dengan agama, serta apa yang mempengaruhi budaya terhadap agama, dan bagaimana pengaruh agama terhadap budaya!

12. Jelaskan definisi manusia dan kebudayaan menurut Anda,serta Perwujudan kebudayaan menurut pakar kebudayaan, antropologi, dan sosiologi!

13. Jelaskan perbedaan antara budaya dan peradaban, serta substansi (isi) utama dari budaya budaya dan peradaban!

14. Berikan contoh kebudayaan yang membawa pengaruh poritif di Indonesia, dan kebudayaan yang membawa dampak negative bagi masyarakat Indonesia!

15. “Terkikisnya Nilai budaya tradisional/nasional oleh budaya modern” jelaskan maksud dari pernyataan tersebut!

Wednesday, 5 May 2010

Rekayasa inovasi pembelajaran pouisi

Nama : nining Kasni

Pekerjaan : guru bahasa Indonesia

Tempat bekerja : High/scope Indonesia

SEBUAH INOVASI PEMBELAJARAN PUISI DI SEKOLAH

Selama ini pembelajaran apresiasi puisi yang sering dilakukan oleh para guru disekolah adalah pembelajaran membaca puisi, memparafrasekan puisi, dan menulis puisi. Namun ketiga kegiatan tersebut , terutama pembelajaran menulis puisi belum bersandar pada metodologi atau teknik tertentu. Tugas menulis puisi biasanya diberikan begitu saja tanpa diawali dengan pemberian bekal tentang bagaimana cara melaksanakannya. Berdasarkan dari kenyataan yang ada inilah saya memandang pemberian bekal kepada siswa perlu dilakukan dalam menulis puisi.

Bagaimana wujud keterampilan yang harus diberikan kepada siswa? Metode pembelajaran yang inovasi inilah yang akan saya sampaikan.Pembelajaran inovasi seperti yang diungkapkan oleh: Edquist bahwa Inovasi adalah ciptaan-ciptaan baru (dalam bentuk materi ataupun intangible) yang memiliki nilai ekonomi yang berarti (signifikan), yang umumnya dilakukan oleh perusahaan atau kadang-kadang oleh para individu (Edquist, 2001, 1999).

Selain itu ada pendapat lain tentang inovasi, bahwa Inovasi adalah kegiatan penelitian, pengembangan, dan/atau perekayasaan yang bertujuan mengembangkan penerapan praktis nilai dan konteks ilmu pengetahuan yang baru, atau cara baru untuk menerapkan ilmu pengetahuan dan teknologi yang telah ada ke dalam produk atau proses produksi (UU No. 18 tahun 2002).

Inovasi adalah aplikasi komersial yang pertama kali dari suatu produk atau proses yang baru (lihat misalnya Clark dan Guy, 1997)

Jadi berdasarkan pendapat para ahli di atas tentang inovasi adalah : ciptaan-ciptaan baru yang memiliki nilai ekonomi dan merupakan kegiatan penelitian, pengembangan, atau perekayasaan yang bertujuan mengembangkan penerapan praktis dan konteks ilmu pengetahuan yang baru atau cara untuk menerapkan ilmu pengetahuan dan teknologi dari suatu produk baru.

Pembelajaran adalah proses interaksi peserta didik dengan pendidik dan sumber belajar pada suatu lingkungan belajar. Pembelajaran merupakan bantuan yang diberikan pendidik agar dapat terjadi proses pemerolehan ilmu dan pengetahuan, penguasaan kemahiran dan tabiat, serta pembentukan sikap dan kepercayaan pada peserta didik. Dengan kata lain, pembelajaran adalah proses untuk membantu peserta didik agar dapat belajar dengan baik. (Wikipedia.com)

Pembelajaran merupakan proses komunikatif-interaktif antara sumber belajar, guru, dan siswa yaitu saling bertukar informasi.

Berdasarkan penjelasan di atas dapat disimpulkan bahwa pembelajaran adalah : Proses interaksi peserta didik dan pendidik dengan sumber belajar pada suatu lingkungan belajar dan merupakan proses saling bertukar informasi yang merupakan pembentukan sikap dan kepercayaan pada peserta didik.

Berdasarkan pengertian tersebut maka saya mencoba memberikan sebuah inovasi pembelajaran puisi di sekolah yang dapat dijadikan sebagai salah satu bentuk pembelajaran inovasi yang dapt dikembangkan atau dijadikan bahan dasar pembelajaran penulisan puisi. Dengan uraian sebagai berikut :

1. Membuat Susunan Kata berirama

Irama merupakan unsure penting dalam sebuah puisi karena merupakan salah satu unsure pembentukan keindahan pada puisi.

(a) Menyusun kata yang memiliki kesamaan susunan konsonan

Contoh : 1. Liku-liku laki-laki yang tak laku-laku

2. Kisah kasih penuh kesah

3. Deru dendam di dada menjadi-jadi

(b) Menyusun kata yang memiliki kesamaan bunyi pada suku kata akhir

Contoh : 1. Ladang-ladang gersang kering kerontang

2.Bosnia diserbu serdadu bermata kelabu

3. Beribu-ribu anak tak berayah dan tak beribu

(c) Menyusun kata yang memiliki kesamaan arti

Contoh :1. gembira suka ria kita nikmati bersama

2.pedih perih nyeri sakit mendera

(d) Menyusun kata yang menunjukkan derajat intensitas naik.

Contoh : pintu diketuk, digedor, lalu didobrak

Mulanya tersenyum tipis, kemudian tersenyum melebar dan akhirnya tertawa lebar sampai terbahak-bahak

2. Membuat kalimat bermajas

Majas atau gaya bahasa adalah unsur penting dalam penulisan puisi, karena kehadirannya akan menghasilkan nilai estetika pada sebuah puisi. Untuk menghasilkan estetika pada puisi berbagai gaya bahasa dapat dimanfaatkan. Diantara berbagai gaya bahasa itu yang cukup kuat dukungannya terhadap pembentukan susunan puitis dan makna yang kental adalah gaya bahasa metafora dan personifikasi.

2.1 Membuat Gaya personifikasi

Personifikasi adalah mengandaikan benda, tumbuhan, atau binatang dapat bertingkah laku seperti person (orang/manusia). Semuaperilaku manusia dapat diterapkan pada sosok selain manusia

Contoh : Ombak bekejaran menuju tepi menjilati bibir pantai

Butir-butir menggelitik kaki sang gadis

Angin laut yang nakal mempermainkan helai-helai rambut yang indah

Gunung Salak berselimut kabut

Api unggun telah padam dan udara dingin menggigit kulit

Jaket yang kami kenakan tak mampu berbuat banyak

Kueratkan pelukanku dipinggangnya

Dan desir darahku pun mulai bicara

2.2 Membuat gaya metafora

Metafora tergolong majas perbandingan. Simile atau perumpamaan dapat pula dianggap sebagai bagian dari metafora. Membandingkan dua hal dapat dilakukan secara implicit (tak langsung) dan eksplisit (langsung)

a. Metafora implisit

Metafora implicit dapat dibentuk dengan menggunakan relasi tidak alami antara dua hal

Contoh : 1. Semangat juangnya sudah layu

2.kata- kata basi itulah yang selalu keluar dari mulutnya

b. Metafora eksplisit

Metafora eksplisit dapat dibentuk dengan bantuan kata adalah atau kata merupakan

Contoh : 1. Kegagalannya menyunting gadis itu adalah kemenangan bagiku

2. tahi lalat di bibirnya merupakan pengikat rinduku padanya

3. Mencari ide untuk ditulis

Mencari ide? Bagaimana caranya? Ide tak perlu dicari tetapi harus dihadirkan! Menghadikan ide dapat dilakukan dengan banyak caradiantaranya adalah :

1. Mengamati objek tertentu (jeruk, pesawat, konde, arloji, sepatu, danlain-lain)

2. Mengandaikan diri menjadi benda, binatang, atau tumbuhan

3. Mengenang pengalaman atau peristiwa yang pernah terjadi atau dialami

Contoh :

Buah tomat

Buah tomat bentuknya bulat

Dimakan lezat di badan sehat

Sepasang Sepatu

Aku dan sahabatku karibku selalu bersama

Kemanapun tuan kami pergi kami selalu menyertai

Langkah kami silih berganti

Ketika tuanku berhenti, kami pun berhenti

Kami terbaring dengan rapi

Berdampingan tapi tak pernah berpelukan

Burung Rajawali

Lihatlah

Hanya bangsa kami yang berani terbang tinggi

Walau harus menyendiri

Setelah kita memahami bagaimana proses penulisan puisi, saya mencoba memberikan contoh latihan kegiatan yang dapat dijadikan bahan acuan atau contoh awal penulisan puisi.

KEGIATAN PELATIHAN

Latihan 1

Lengkapilah bagian yang rumpang pada ragangan puisi berikut dengan kata atau kelompok kata yang Anda kehendaki sehingga menjadi puisi yang utuh.

………………..(judul)

Rindu……………..(KK/KS) tiba-tiba…………………(KK/KS)

Mengapa………….(KB) harus………………………..(KK/KB)

Yang semula ………(KB/KS) kini menjadi…………..(KB/KS)

Akankah……………(KB/KS/KK) harus……………..(KK/KS) disini?

Latihan 2

Tuliskan sebuah kata atau kelompok kata sebelum dan setelah kata adalah pada ragangan puisi berikut sehingga menjadi sebuah puisi yang utuh.

………………..(judul)

…………………… adalah……………

…………………… adalah……………

…………………… adalah……………...

…………………… adalah…………….

……………………. adalah……………….

Latihan 3

Hadirkan sebuah benda, binatang, atau tumbuhan dalam benak anda. Lalu anda mengandaikan diri menjadi hal yang anda hadiskan itu. Pikirkan tentang apa yang sedang dirasakan, ingin diperbuat, akan dikeluhkan, ingin disumbangkan, dan sebagainya. Tulislah hal itu dalam kalimat-kalimat pendek dan sederhana dan susunlah dalam bait-bait puisi.

DAFTAR PUSTAKA